Rabu, Desember 31, 2008

10 Kiat Efektif Meraih Target Anda


Acara pergantian tahun baru sudah kita lewatkan. Resolusi dan target baru sudah ditetapkan. Harapan untuk berubah guna memperbaiki diri dan prestasi kerja dirasakan begitu besar menggelora di dada setiap orang. Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa mewujudkan target/resolusi yang sudah dibuat tersebut?. Berikut adalah 10 kiat praktis agar Anda mampu mewujudkan apapun yang menjadi cita-cita Anda di tahun 2009.
1. Jika belum menuliskan target untuk tahun 2009, tuliskanlah segera!. Target yang tertulis lebih baik daripada target yang hanya diingat. Penelitian membuktikan bahwa apa-apa yang dituliskan jauh lebih lama untuk diingat daripada hanya sekadar diucapkan. Masih ingat waktu pacaran dulu? Anda menyimpan photo sang pacar di dompet atau difigura. Lakukan hal yang sama dengan target Anda. Tuliskan dan letakkan ditempat Anda bisa melihatnya setiap hari! Minimal dua kali, saat pagi dan malam hari. Lihatlah Target Anda dengan gairah dan perasaan rindu yang menggebu untuk mendapatkannya, setiap saat dan setiap hari. Anda akan kaget dengan hasilnya. Target yang tertulis dan dilihat secara berkala ibarat kompas untuk nahkoda yang akan membimbingnya untuk senantiasa fokus pada dermaga tujuan.
2. Target harus spesifik, terukur, dan merupakan peningkatan prestasi diri dari tahun sebelumnya. Target yang tidak jelas ukurannya akan membuat Anda tidak fokus. “Saya ingin membeli rumah”, adalah target yang kurang spesifik dan terukur. Rumah seperti apa yang sesungguhnya Anda inginkan? Dua kamar atau tiga kamar? Lokasinya di mana? Berapa harganya?. Hal tersebut perlu dijabarkan secara rinci. Mengapa target perlu lebih spesifik dan terukur? karena dalam perjalanan untuk mencapainya Anda akan dihadapkan pada “godaan” dan “tekanan” untuk bersikap realistis sehingga memaksa Anda untuk memilih alternatif kedua atau kesepuluh. Jika hal ini yang terjadi, maka tekanan eksternal yang akan “memilihkan” target yang cocok untuk Anda. Dengan kata lain, sesungguhnya Anda tidak sedang mewujudkan target pribadi tapi malah mewujudkan target yang menurut lingkungan eksternal (orangtua, istri/suami/rekan, bos atau siapapun) “cocok” untuk Anda.
3. Pecahlah target Anda menjadi rangkaian sasaran antara yang harus dicapai. Ibarat Tour De Indonesia, yang menyelesaikan rute Jakarta – Bali, para pembalap menyelesaikannya dalam beberapa etape. Target-target besar tidak mungkin dicapai semalam, Anda perlu menentukan berapa banyak etape yang harus dicapai sebelum sampai ke garis finis akhir. Bagi Anda yang punya target menurunkan berat badan 10 kg tahun 2009, tentu sangat berat dan membahayakan jika Anda memaksakan mencapainya dalam satu bulan. Selain akan mengganggu metabolisme tubuh, hal tersebut juga tidak efektif karena Anda belum membentuk kebiasaan baru untuk berdiet. Jadi buatlah sasaran-sasaran antara yang akan meringankan proses pencapaian target tersebut. Jadi alih-alih menurunkan berat badan 10 kg yang terasa berat sekali, lebih baik jika Anda memiliki sasaran antara turun 2 kg per bulan sehingga bisa tercapai dalam lima bulan. Hindari untuk memiliki Instant-minded yan g terkadang menipu diri sendiri karena proses mencapai target sama pentingnya dengan pencapaian target itu sendiri.
4. Buat daftar kegiatan yang harus dilakukan setiap hari (to-do list) yang mencakup kegiatan-kegiatan penting yang jika dilakukan akan mendekatkan Anda pada target yang telah ditetapkan. Jika target Anda adalah memiliki rumah baru, kegiatan yang bisa muncul dalam daftar kegiatan harian Anda adalah menyisihkan setengah uang harian untuk ditabung, atau meluangkan waktu 30 menit setiap hari untuk mencari informasi rumah di jual di lokasi yang Anda inginkan.
5. Tetapkan prioritas, kurangi kegiatan-kegiatan yang tidak penting. Kegiatan penting adalah kegiatan yang kalau dilakukan akan mendekatkan Anda pada pencapaian target . Sedangkan kegiatan yang tidak penting adalah kegiatan yang akan menghambat atau malah menjauhkan Anda dari target yang ingin dicapai. Kemampuan Anda untuk membagi kegiatan penting dan tidak penting serta menetapkan komitmen untuk mengerjakan kegiatan yang penting seberat apapun halangan dan godaannya, akan menentukan seberapa cepat target Anda akan tercapai.
6. Monitor kemajuan Anda. Setiap rencana tindakan membutuhkan umpan balik (feedback). Sudah seberapa jauh Anda melangkah? Apakah yang dilakukan telah berjalan sesuai dengan yang direncanakan? Bagaimana mempertahankan yang sudah berjalan dengan baik? Bagaimana memperbaiki hal-hal yang belum sesuai dengan rencana awal. Apakah cara yang sekarang dilakukan terbukti efektif, ataukah perlu mencari cara lain? Lakukan monitoring mingguan dan bulanan dan segera lakukan langkah perbaikan jika diperlukan.
7. Berikan hadiah untuk setiap kemenangan yang berhasil Anda raih dalam mencapai sasaran-sasaran antara. Bayangkan salah satu klub sepakbola di Inggris, katakanlah Liverpool, yang harus menjalani hampir 40 pertandingan untuk bisa meraih gelar English Premier League di ahir musim kompetisi. Guna mencapai target Juara Liga Inggris, setiap pertandingan harus dimenangkan. Dan perayaaan kemenangan dari setiap pertandingan akan memberikan momentum kepercayaan diri bagi setiap pemain bahwa mereka mampu meraih target mereka. Begitu juga dengan Anda, hargai diri Anda atas setiap prestasi yang telah dicapai. Jadikan perayaan kemenangan kecil Anda sebagai amunisi tambahan kepercayaan diri untuk meraih target yang lebih besar.
8. Jangan menghakimi diri sendiri ketika menemui kegagalan. Tidak ada seorangpun yang sukses tanpa pernah mengalami kegagalan. Kegagalan mengajarkan bahwa kita perlu mengubah pendekatan dalam mengejar sasaran dan target. Kegagalan memberikan energi kreatif untuk mengembangkan diri baik berupa teknologi baru, strategi baru atau paradigm baru. Dengan memberikan lebih banyak lagi kesabaran dan keuletan serta kerendahan hati untuk terus mau belajar, kegagalan bukanlah sesuatu yang permanen tetapi hanya sementara menunggu pintu kesuksesan terbuka.
9. Percayalah kepada diri sendiri, pada potensi diri, impian dan target Anda. Tanpa rasa percaya diri yang kuat bahwa Anda layak mendapatkan dan bisa mewujudkan impian dan target Anda, Anda tidak akan mengerahkan potensi yang telah dianugrahkan Tuhan. Ketika potensi yang Anda kerahkan tidak maksimal maka tindakan yang dilakukanpun minimal dan ini berdampak pada hasil akhirnya yang juga minimal. Tanyalah kepada para pemenang di bidang olahraga. Mereka bahkan sudah bisa membayangkan menggenggam piala-nya sebelum pertandingan di mulai. Mereka memasuki gelanggang pertandingan dengan keyakinan diri yang kuat sehingga mampu mengeluarkan potensi dirinya secara maksimal dan berdampak pada tindakan diri yang efektif. Para pemenang memiliki kepercayaan diri yang sangat kuat atau memiliki seseorang yang dapat menyuntikan rasa percaya diri kepada dirinya.
10. Ambil tindakan. Lakukan sesuatu dan jangan hanya berdiam diri. Telpon dan temui seseorang, cari informasi secara aktif atau bertanyalah. Intinya bergeraklah!. Ketika Anda bergerak, pintu-pintu kesempatan dan peluang akan membuka dengan sendirinya. Tidak perlu khawatir kalau Anda melakukan kesalahan, malah segeralah berbuat salah sehingga bisa belajar dari kesalahan diri. Bergeraklah dan belajar terus memperbaiki tindakan Anda.

2 komentar:

wishbeukhti mengatakan...

semangat! ayo terus bergerak :)

qq23 mengatakan...

super banget,pak!!!! thanks spiritnya